TINGKAT PENERIMAAN DIRI WANITA USIA SUBUR YANG MENGALAMI INFERTIL DI SALAH SATU RUMAH SAKIT SWASTA DI PONOROGO

Yuliana Windarti, Nurul Sri Wahyuni, Cholik Harun Rosjidi
DOI: 10.24269/hsj.v3i1.216

Abstract


Penerimaan diri adalah sebuah sikap seseorang menerima dirinya. Pada wanita usia subur yang mengalami infertil akan mengalami perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi sesorang dalam menerima dirinya, usia, pendidikan, intelegensi, keadaan fisik, pola asuh, dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerimaan diri wanita usia subur yang mengalami tentang infertilitas.

Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi petugas di salah satu  rumah sakit swasta di ponorogo dengan besar sampel 18 orang. Sampling penelitian menggunakan Total Sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner.Analaisa data menggunakan skor T.

Hasil penelitian Tingkat penerimaan diri wanita usia subur yang mengalami infertil diinterpretasikan hampir seluruhnya 13 responden (72%) memiliki penerimaan negatif dan sebagian kecil 5 responden (28%) memiliki penerimaan positif.

Kesimpulan penelitian di dapatkan sebagian besar responden memiliki penerimaan negatif  terhadap infertilitas. Dalam menghadapi masalah penerimaan diri pada infertil dibutuhkan support dan dukungan dari suami maupun keluarga untuk memandang dirinya secara realistis tanpa harus menjadi malu dan menerima keadaannya tanpa menyalahkan diri atas kondisi yang berada diluar kontrol mereka

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.