IDENTIFIKASI USIA SEBAGAI FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PEREMPUAN DI POLI JANTUNG RSUD Dr. HARJONO PONOROGO

Puput Wisma Wahyuni, Cholik Harun Rosjidi, Saiful Nurhidayat
DOI: 10.24269/hsj.v3i1.225

Abstract


Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan problem kesehatan utama di negara berkembang.  Salah satu faktor resiko terjadinya PJK adalah umur dan diduga terjadi pergeseran usia terjadinya serangan PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usia pjk sekarang, apakah mulai mengalami pergeseran.

Desain penelitian ini adalah Deskriptif dengan jumlah populasi pasien PJK perempuan di Poli Jantung RSUD Dr. Harjono Ponorogo dari bulan Januari – Oktober 2017 sebanyak 4.899 pasien, dengan jumlah kunjungan pebulan sebanyak 490 pasien. Dengan jumlah sampel 98 responden. Sampling penelitian menggunakan Convinien sampling. Pengumpulan data menggunakan Studi Dokumentasi. Analisa data menggunakan prosentase.

Hasil penelitian Identifikasi Usia Sebagai Faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner pada Perempuan di intreprestasikan usia diatas 41 tahun sebanyak 51 responden (52%) di kategorikan Deasa Akhir. Usia dibawah 40 tahun sebanyak 47 responden (47,9%) di kategorikan dewasa awal.

Kesimpulan penelitian menunjukkan berdasarkan usia  PJK sudah mengalami pergeseran. Yang dulunya menyerang perempuan di atas 41 tahun, tetapi sekarang PJK juga menyerang pada usia muda atau dewasa awal. Hal itu di buktikan dari 98 responden didapatkan usia dewasa awal sebanyak 47 responden. Sehingga peneliti menyarankan untuk peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor – faktor yang menyebabkan PJK pada kalangan dewasa awal.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.