HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN MEKANISME KOPING STRES PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN KH SYAMSUDDIN DURISAWO PONOROGO

Alfiah Ni’matul Masruroh, Laily Isroin, Siti Munawaroh
DOI: 10.24269/hsj.v4i2.516

Abstract


Peran teman sebaya bagi remaja santri sangat berpengaruh dalam memberikan dukungan sosial bagi sesamanya. Santri yang mengalami stres diharapkan mampu membangun strategi koping yang tepat sebagai upaya untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi terhadap masalah dan tekanan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan mekanisme koping stres pada remaja di Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Durisawo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan studi korelasional. Desain penelitian yang akan dilakukan menggunakan pendekatan Cross Sectional. jumlah sampel 95 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner atau google form secara online. Penelitian menggunakan analisis uji chi-squere dengan  P value<0,05. Hasil penelitian ini didapatkan responden yang mendapat dukungan sosial yang positif sebanyak 51 responden (53,7%) dan mekanisme koping stress yang di dapatkan data 53 (55,8%) responden memiliki mekanisme koping stres yang adaptif. Berdasarkan hasil analisa pada penelitian ini adalah p value (0,000) < α (0,05) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan pada keeratan hubungan dengan nilai Contingency Coefficient = 0,409 kategori sedang. Hasil penelitian ini tidak semua santri mendapat dukungan sosial dari teman sebaya dan melakukan mekanisme koping yang maladaptif. Maka peneliti menyarankan pada santri untuk memiliki mekanisme koping yang adaptif sesuai dengan dirinya dan pentingnya dukungan sosial teman sebaya yang dapat membantu memecahkan masalah dan mengurangi stres yang dialami.

References


Anwar, A. (2011). Pembaruan Pendidikan Di Pesantren Lirboyo Kediri (2nd ed.; E. H. Jaid, ed.). Yogyakakarta: Pustaka Pelajar.

Annisa, L., & Swastiningsih, N. (2015). Dukungan Sosial Dan Dampak Yang Dirasakan Oleh Ibu Menyusui Dari Suami. Jurnal Fakultas Psikologi, 3(1),2303-114X

Ariyanto & Anam, C. (2007). Peran dukungan sosial dan self efficacy terhadap motivasi berprestasi pada atlit pencak silat pelajar tingkat SMA/K di kota Yogyakarta. Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dalan. (4(2), 103-109.

Bayani, I., & Sarwasih, S. (2013). Attachment dan peer group dengan kemampuan coping stress pada siswa kelas VII di SMP RSBI Al Azhar 8 Kemang Prtama. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Daulay, H. P. (2009). Dinamika Pendidikan Islam Di Asia Tenggara. Jakarta: Rineka Cipta.

Dini, Putri Rahma dan Iswanto, Arif. (2019). hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres dalam menyusun tugas akhir pada mahasiswa stikes ngudi waluyo ungaran. 10.

Ekasari, A., & Yuliyana, S. (2012). Kontrol diri dan dukungan teman sebaya dengan coping stress pada remaja. Jurnal Soul, 5(2), 55–66.

Happinasari, Ossie; Suryandari, A. E. (2017). Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Akbid Bakti Utama Pati. 8(1), 1–15.

Harun, M. dkk. (2009). Khazanah Intelektual Pesantren (1st ed.; A. Haedari, ed.). Jakarta Timur: CV.Maloho Jaya Abadi.

Hidayat, A. A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan da n Teknik Analisi Data (Nurchasanah, ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Hidayati, S. T. (2016). Hubungan dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Motivasi Belajar SiSwa Kelas VII MTS AL-Yasin Pasuruan. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Hidayat, A. A. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan Dan Kesehatan (T. Utami, ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Harun, M. dkk. (2009). Khazanah Intelektual Pesantren (1st ed.; A. Haedari, ed.). Jakarta Timur: CV. Maloho Jaya Abadi.

Handono, O. T., & Bashori, K. (2013). Hubungan Antara Penyesuaian Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Stres Lingkungan Pada Santri Baru. Jurnar Fakultas Psikologi. 1(2), 84-85.

Jannah, E. U. (2017). Mekanisme Koping Lansia Dalam Menghadapi Aging Proces Di Posyandu Lansia Kelurah-an Kauman Kabupaten Ponorogo. Ponorogo. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Ponorogo

Juniati, A. S. (2017). Hubungan Tingkat Stres dengan Strategi Koping Yang Digunakan Pada Santri Remaja Di Pondok Pesantren Nurul Alimah Kudus. 20.

Kasiono (2010). Pendidikan Spiritual Dalam Tradisi Mujahadah Kaum Santri Pondok Pesantren Luqman-iyah Yogyakarta. Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kumalasari, Fani dan Ahyuni, L. N. (2012). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Remaja Di Panti Asuhan. Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus. Vol 1 No 1.

Kumboyono, Prima Yusifa Mega Adfan Pragawati dan Utami, Yulian Wiji. (2014). hubungan antara tingkat dukungan sosial teman sebaya dengan jenis mekanisme koping terhadap stres pada remaja di SMAN 8 Malang.

Kurniawati, N. D dan Nursalam. (2007). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Terinfeksi HIV/AIDS. Jakarta: Salemba Medika

Lestari, R. A. T. (2018). Mekanisme Koping Keluarga Dengan Anggota Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ) Di Desa Nambangrejo dan Desa Gndukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Ponorogo. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Ponorogo

Mawaddah, N., & Titiani, E. (2016). Efektivitas Grup Discussion Therapy Dalam Menurunkan Stress Remaja Di MTS Pesantren Al-Amin Mojokerto.

Mesuri, Rosalina Primarta. dkk. (2014). Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Stres Pada Pasien Fratktur. Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. Vol 10 No 1.

Nashir, R. (2010). Mencari Tipologi Format Pendidikan Ideal Pondok Pesantren Di Tengah Arus Perubahan (Abdushomad; Diah, ed.). Yogyakakarta: Pustaka Pelajar.

Nasir, Abdul dan Muhith, A. (2011). Dasar-Dasar Keperawatan Jiwa: Pengantar Dan Teori. Jakarta: Salemba Medika.

Niam, E. K. (2009). Koping Terhadap Stres pada Mahasiswa Luar Jawa Yang Mengalami Culture Shock di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Indigenous, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, 11(1), 69–77.

Nisak, C. (2017). Hubungan Dukungan Emosional Teman Sebaya Dengan Mekanisme Koping Pada Remaja Perempuan Di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Jember. Studi Ilmu Keperwatan Universitas Jember.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novita, D.A dan Novitasari, Resnia. (2017). The Relathionship Between Social Support and Quality Of Life In Adolosent With Special Needs. Vol 16 No 1

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis Edisi 4 (Lestasi, P; S. Aklia, ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Pranomo, A. A. (2017). Model Kepemimpinan Kia Pesantren Ala Gus Mus (1st ed.; A. Zayyadi, ed.). Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Qomar, M. (2009). Pesantren Dari Transformasi Metodologi Demokratisasi Institusi (S. Mahdi, Sayed dan Bhawono, ed.). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Rahmawan, Tizar. (2010). Fungsi Kelompok Teman Sebaya Remaja. https://tizarrahmawan.wordpress.com. diakses 20 Desember 2019 jam 15.18.

Rachamah, Ertanti Rizky Nur dan Rahmawati, Teti (2019). Hubungan Pengetahuan Strres Dengan Mekanisme Koping Remaja. jurnal kebidanan dan keperawatan vol 10No .

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Keperwatan. Yogyakarta : Nuhu Medika

Tyas, Heny Ayuning. (2014). Perbedaan Kebutuhan Dukungan Sosial Antara Laki-Laki dan Perempuan Pada Pasien Penderita Gagal Ginjal Di RSUD Dr. Moewardi. Fakultas Psikologi Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Widowati, F. S. (2018). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Penerima Diri Remaja Panti Asuhan. Malang. Fakultas Psikologi Universitas Muhamadiyah Malang.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.