BERPIKIR REFLEKTIF SISWA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT

Sayyidah Umma Rahmawati, Senja Putri Merona
DOI: 10.24269/ed.v3i2.307

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir reflektif siswa ditinjau dari gaya kognitif field independent dan field dependent. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun istrumen yang digunakan adalah Group Embedded Figure Test (GEFT), tes soal berpikir reflektif dan wawancara. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data Miles dan Huberman yang tediri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada indikator berpikir reflektif reacting terdapat kesamaan berpikir reflektif antara siswa field independent dan field dependent. Pada indikator berpikir reflektif comparing terdapat perbedaan dalam hal menghubungkan pengetahuan yang diberikan dengan pengetahuan yang dimiliki. Pada indikator berpikir reflektif contemplating terdapat perbedaan pada kemampuan mendeteksi kesalahan. Temuan lain dalam penelitian ini adalah bahwa siswa field independent menjelaskan jawabannya dengan detail dan rinci, cenderung menggunakan cara menghafal dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Sedangkan siswa field dependent menjelaskan jawabannya secara umum, memiliki analisis yang baik dan menyukai cara yang telah ditetapkan

Keywords


Berpikir Reflektif; Gaya Kognitif; Field Independent; Field Dependent

References


Anwar, & Sofiyan. 2018. Teoritik Tentang Berpikir Reflektif Siswa dalam Pengajuan Masalah Matematis. Jurnal Numeracy, 5(1): 91-101.

Argarini, D.F., Budiyono, & Sujadi, I. 2014. Karakteristik Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII SMP N 1 Kragan Dalam Memecahkan Dan Mengajukan Masalah Matematika Materi Perbandingan Ditinjau Dari Gaya Kognitif. JMEE, 4(2): 1-12.

Ariestyan, Y., Sunardi, & Kurniati, D. 2016. Proses Berpikir Reflektif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Kadikma, 7(1): 94-104.

Depdiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 22, Tahun 2006, tentang Standar Isi untuk Pendidikan Dasar dan Menengah.

Fuady, A. 2018. Berpikir Reflektif Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 1(2): 104-112.

King, F.J., Goodson, L., & Rohani, F. 2012. Higher Order Thinking Skills. (http://www.cala.fsu.edu/files/higher_order_thinking_skills.pdf), diakses 10 Desember 2018.

Moleong, L.J. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ngilawajan, D.A. 2013. Proses Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent. Pedagogia, 2(1): 71-83.

Nuraina, K., Pujiastuti, E., & Soedjoko, E. 2018. Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa Kelas VII Ditinjua dari Gaya Kognitif pada Model Pembelajaran PBL. Prosiding Seminar Nasional Matematika: 177-188. Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang.

Puspanada, D.R., & Suriyah, P. 2017. Analisis Faktor pada Group Embbeded Figures Test untuk Mengukur Gaya Kognitif. Seminar Matematika dan Pendidikan Matematika: 225-230. Yogyakarta: UNY.

Rahman, A. 2008. Analisis Hasil Belajar Matematika Berdasarkan Perbedaan Gaya Kognitif Secara Psikologis dan Konseptual Tempo pada Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Makasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(72): 452-473.

Rahmatina, S., Sumarmo, U., & Johar, R. 2014. Tingkat Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1): 62-70.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.