GERAKAN ORGANISASI MAHASISWA EKSTRA KAMPUS (OMEK) DALAM MENEGUHKAN IDENTITAS KEWARGAAN (STUDI KASUS: ORGANISASI HMI PMII IMM KABUPATEN PONOROGO)

Siami Siami, Sulton Sulton, Prihma Sinta Utami
DOI: 10.24269/ed.v4i2.541

Abstract


Tujuan dari penelitian ini yaitu (1.)BagaimanakahGerakanOrganisasi Mahasiswa Ekstra kampus (OMEK) dalam meneguhkan identitas kewargaan IMM, HMI, PMII Kabupaten Ponorogo. (2.) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi gerakanorganisasi Mahasiswa Ekstra kampus (OMEK) dalam meneguhkan Identitas kewargaan (IMM, HMI, PMII Kabupaten Ponorogo (3.) Kendala-kendala apa saja yang dihadapi gerakanorganisasi mahasiswa ekstra kampus Omek dalam meneguhkan identitas kewargaanKabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi atau Wawancara pada studi lapangan (Field Research) dan studi pustakan (Bibliography Studi) di lokasi penelitian yaitu Kabupaten Ponorogo. Data yang telah dikumpulkan ditelah atau di Analisisis dengan menggunakan analisis deskriptif kaulitatif yang bersifat ekploratif, yaitu dengan menggambarkan keadaan dan penganalisaan data yang diperoleh dari studi lapangan dengan cara menjelaskan dan menerangkan kenyataan objektif penelitian yang didapat dari hasil Observasi dan Wawancara di lapangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1.) Gerakanorganisasi mahasiswa ekstra kampus (OMEK) dalam meneguhkan identitas kewargaannya  Kabupaten. Ponorogo)yaitu: (a.) Pergerakan OMEK selain memperjuangakan aspirasi masyarakat terkait kesenjangan yang ada, disisi lain bertujuan untuk mendapatkan pengakuan pemerintah, masyarakat maupun kalangan mahasiswa (b.)Perjuangan OMEKdalam mendapatkan keadilan sosial yaitu gerakan-gerakan OMEKyang menuntut keadilan sosial merupakan reaksi gerakan organisasi ekstra terhadap distribusi kesejahteraan terkait masyarakat yang ekonomi yang dibawah dari rata-rata/lemah.(c.) Perjuangan OMEK dalam mendapatkan representasi politik, yang secara substantifnya pada pemenuhan kebutuhan kepada masyarakat kepada pemerintah.(2.) Faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu: (a) Mahasiswa lebih mudah bergerak untuk digerakan, hal itu disebabkan mahasiswa memiliki cukup waktu dalam melihat persoalan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.(b) Salah satu bentuk kekecewaan mahasiswa dan masyarakat terhadap kinerja elite politik yang buruk yang selama ini terjadi secara berulang-ulang (3.) Kendala-kendala yang dihadapi yaitu: (a.) Kurangnya kemampuan dalam menciptakan metode aksi (b.) Kurangnya koordinasi antara organisasi/lembaga agar menciptakan potensi kekuatan untuk mewujudkan perubahan sosial. (c.) kurangya pembinaan kekuatan atau membangun jaringan pergerakan. (d.) kurangya kordinasi antara organisasi.             


Keywords


Konsep Kewargaan, Dimensi Kewargaan, Politik Organisasi.

References


Andrew Heywood, AlmonddalamHijriSYana.(2016).Politik PemekaranDiIndonesia.Malang:UMM Press.

Arikunto, (2002) Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis, (Jakarta: PT Bima Karya).

Budiarjo, Miriam, (1977). Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta: Gramedia.

David Easton, (1984). Kerangka Kerja Analisis Sistem Politik Jakarta, Bina Aksara.

DindinAbdul MuizLidinillah,PerencanaanStrategis UntukOrganisasi Kemahasiswaan(Tasikmalaya:UPI,2013).

Endang Herawan. dkk, (2007). Teori OrganisasiJurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Pendidikan Indonesia.

Eric Hiariej dan Kristian Stokke (2018) Politik Kewargaan Di Indoensia. Diterbitkan oleh Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Bekerja sama Dengan PolGov Fisipol UGM dan Universitas Oslo, Norwegia. ISBN: 978-6O2-433-6O2-8. Email: yayasan_obor@cbn.net.id

Eman Hermawan, (2000) Menjadi Kader Pergerakan: Dari Simpatisan Menjadi Kader Militan, Dari Individu Menjadi Organizer, (Yogyakarta: KLINIK)

Hambali, (2007) Ideologi dan Strategi Muhammadiyah, (Yogyakarta: Suara Muhammadiyah).

J. Winardi, SE, (2006).Teori organisasi dan pengorganisasian. Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarata. ISBN 979-421-944-4

Koentjaraningrat, (1997).Metode-metode Penelitian Masyarakat, (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama).

Lukman Amin, (2014). Gerakan Demokrasi Deliberatif Organisasi Ekstra Kampus Unesa. Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya.

Dody Rudianto (2010), Gerakan Mahasiswa (dalam perspektif perubahan politik nasional) Jakarta: PT Golden Cintra Mandala Pratama

Sugiyono, (2010).Metodepenelitian kuantitatif kualitatif dan R&D, Jakarta:Grasindo.

Sumadi Suryabrata, (1998) Metodologi Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada. 1998

Suharsimi Arikunto, (2002). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis, (Jakarta: PT Bima Karya).

Ginanjar, (2017) Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus Islam Di Universitas Airlangga (Pandangan Tentang Wacana Prospek Demokrasi Dan Relasi Negara Agama).Jurnal Politik Muda, Vol. 6, No. 2, April – Juli 2017.

Satryo Soemantri Brodjonegoro, POLBANGMAWA(Pola Pengembangan Kemahasiswaan)(Jakarta:DepartemenPendidikanRI,2005).

Syaefuddin, (2015) Organisasi Ekstra Kampus dan Kepemimpinan Mahasiswa Prespektif Sosiologis (Studi Kaderisasi Pada PMII, HMI, dan KAMMI) Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. 2015.

ZainalC. Airiangga,“PeranForumKomunikasiMahasiswa UniversitasIndonesia Dalam PembentukanSenatMahasiswaUniversitas Indonesia1986-1992” (Skripsi,UniversitasIndonesia FakultasIlmuBudaya).

Diakses pada tanggal: 28/Juni/2020 https://www.dprd-ponorogo.go.id/ratusan-mahasiswa-kembali-datangi-kantor-dpdr-ponorogo-sampaikan-aspirasi/

Diakses pada tanggal: 28/Juni/2020 http://www.lpmalmillah.com/2019/09/aliansi-mahasiswa-ponorogo-desak-agar.html

Diakses pada tanggal: 29/Juni/2020 https://nusantaranews.co/berjalan-alot-akhirnya-ketua-dprd-ponorogo-temui-demonstran/

Diakses pada tanggal: 29/Juni/2020 https://m.solopos.com/demo-mahasiswa-ponorogo-hasilkan-5-poin-kesepakatan-dengan-dprd-1020733

Diaksespadatanggal: 30/Juni/2020 https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Ponorogo

Siti Khofifa (2019), Usaha Kesejatraan sosial organisas ekstra kampus


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.