KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TINGKAT SEKOLAH DASAR ISLAM DI SAMARINDA

Istialfiyah Istialfiyah, Khojir Khojir, Ity Rukiyah

Abstract


Kebijakan baru Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 tentang penerapan kurikulum merdeka tingkat Sekolah Dasar. membuat pihak sekolah terutama guru belum memiliki kesiapan yang maksimal sehingga akan mempengaruhi tujuan penerapan kurikulum merdeka yaitu untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah: 1. untuk mengetahui bagaimana kesiapan Sekolah Dasar Islam di Samarinda dalam penerapan kurikulum merdeka, meliputi kesiapan guru, dan  kesiapan perangkat ajar, 2. untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan penerapan kurikulum merdeka, baik internal maupun eksternal, dan 3. untuk mengetahui strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan Tata Usaha pada masing-masing sekolah. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menggunakan uji keabsahan data berupa triangulasi sumber, metode, dan waktu. Data ini kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT yaitu mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal ke dalam faktor kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan tantangan (threats). Kesimpulan penelitian ini adalah: Pertama, kesiapan penerapan kurikulum merdeka tingkat Sekolah Dasar Islam di Samarinda dikategorikan siap, baik dilihat dari kesiapan guru maupun dari kesiapan perangkat ajar. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan penerapan kurikulum merdeka adalah intensitas sosialisasi kebijakan penerapan kurikulum merdeka dan bimbingan teknis terhadap guru-guru serta ketercukupan sarana dan pembiayaan. Ketiga, strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melakukan identifikasi elemen faktor internal dan eksternal dan membuat matriks strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka, yaitu dengan fokus pada elemen kekuatan dan peluang (strategi WO), elemen kekuatan dan tantangan (strategi ST), elemen kelamahan dan peluang (strategi WO), dan elemen kelemahan dan tantangan (strategi WT). Sehingga strategi ini dapat digunakan untuk bahan evaluasi dan perbaikan kedepannya dalam pencapaian hasil penerapan kurikulum merdeka.


Keywords


Kesiapan Penerapan, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar Islam

References


Afista, Priyono, dan Huda. “Analisis Kesiapan Guru Pai Dalam Menyongsong Kebijakan (Studi Kasus Di Mtsn 9 Madiun)”. Journal of Educatio n and Management Studies. Vol. 3, No. 6, 2020.

Ansyar, Mohamad. Kurikulum (Hakikat, Fondasi, Desain dan Pengembangan), (Jakarta: Prenada Media Group, 2015).

Aprima, dan Sari. “Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pelajaran Matematika SD”. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan. Vol. 13, No. 1, 2022.

Arifa. “Implementasi Kurikulum Merdeka dan Tantangannya”. Bidang Kesejahteraan Rakyat: Info Singkat. Vol. 14, No. 9, 2022.

Baharun, Hasan. Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik, (Yogyakarta: CV. Cantrik Pustaka, 2017).

Basrowi and Suwandi. Memahami Penelitian Kualitatif. (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2008).

Danim, Sudarwan. Menjadi Peneliti Kualitatif Ancangan Metodelogi, Persentasi, dan Publikasi hasil Penelitian untuk Mahasiswa dan Peneliti Pemula Bidang Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan Humaniora. (Bandung: CV. Pustaka Setia, 2002).

Departmen Agama RI, Syaamil Al-Qur’an Terjemah Perkata (Bandung: Sygma, 2007), h. 27.

Fikri, Wibisana, dan Rahmat. “Perkembangan Pendidikan Agama Islam (Pai) Di Sekolah Dasar Tahun 1945-1966”. TARBAWY: IndonesianJournal of Islamic Education,.Vol. 2, No.2, 2015.

Fikri, Wibisana, dan Rahmat. “Perkembangan Pendidikan Agama Islam (Pai) Di Sekolah Dasar Tahun 1945-1966”, TARBAWY: IndonesianJournal of Islamic Education, Vol. 2, No.2, 2015.

Hardani, dkk. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. (Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2020).

Hasim, Evi. “Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Perguruan Tinggi Di Masa Pandemi Covid-19”. Prosiding Webinar Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo “Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui Penulisan Karya Ilmiah Menuju Anak Merdeka Belajar.

Hattarina, Shofia. “Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Lembaga Pendidikan”, Jurnal SENASSDRA, No. 01, 2022.

I Made, Kartika. Pengertian Peranan Dan Fungsi Kurikulum. Denpasar: FKIP Universitas Dwijendra Denpasar, 2010.

Kemdikbud, Dirjen. “Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 8, 2020.

Lisa M. Given. The Sage Encyclopedia of Qualitative Research Methods, (Los Angeles, Calif: Sage Publications, 2008).

M, Rasyidi. “Inovasi Kurikulum Di Madrasah Aliyah”, Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, Vol 13. No. 1, 2019.

Mamik. Metodologi Kualitatif. (Sidoarjo: Zifatama, 2015).

Moleong, Lexy, J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Cet. 35, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016).

Muri A. Yusuf. Asesmen dan Evaluasi Pendidikan. (Prenada Media, 2017).

Nurdin, Syafruddin, Adriantoni. Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2016).

Nurwiatin. “Pengaruh pengembangan kurikulum merdeka belajar dan kesiapan kepala sekolah terhadap penyesuaian pembelajaran di sekolah”. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi. Vol. 9, No. 2, 2022.

Putri, Abbas, dkk. “Contribution of Social Interaction Materials to The Establishment of Social Institutions in The Social Studies Student’s Book Class VII”. The Kalimantan Social Studies Journal. Vol. 3, No. 2, 2022.

Rahayu, Rossari, Wangsanata, dkk. “Hambatan Guru Sekolah Dasar Dalam Melaksanakan Kurikulum Sekolah Penggerak Dari Sisi Manajeman Waktu Dan Ruang Di Era Pandemi Covid-19”. Jurnal Pendidikan Tambusai. Vol.5, No. 3, 2021.

Rahmadayanti, dan Hartoyo. “Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar”. Jurnal Basicedu. Vol. 6, No. 4, 2022.

Ramadina, Evy. “Peran Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar”. Mozaic Islam Nusantara,.Vol. 7, No. 2, 2021.

Rangkuty, Freddy. Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis

Robinson, Pearch. Manajemen Stratejik Formulasi, Implementasi dan Pengendalian.

Rosidah, Pramulia, dan Susiloningsih. “Analisis Kesiapan Guru Mengimplementasikan Asesmen”. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol.12, No.1, 2020.

Ruhimat, Toto. Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Rajawali Press, 2013).

Rukin. Metode Penelitian Kualitatif. (Takalar: Yayasan Ahmar Cendekia, 2019).

Saleh, M. “Merdeka belajar di tengah pandemi Covid-19”, In Prosiding Seminar Nasional Hardiknas, 1. May 2020.

Sherly, Dharma, dan Sihombing. “Merdeka Belajar: kajian literatur”. In Urban Green Conference Proceeding Library. August 2021.

Sopiansyah, Masruroh, dkk. “Konsep dan Implementasi Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)”. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal. Vol. 4, No. 1, 2022.

Sudarto, Hafid, dan Amran. “Analisis Implementasi Program Merdeka Belajar di SDN 24 Macanang dalam Kaitannya dengan Pembelajaran IPA/TemaIPA”. Seminar Nasional Hasil Penelitian. Vol.1, No.1, 2021.

Sukkandarrumidi. Metodelogi Penelitian Petunjuk Praktis Unik Peneliti Pemula. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2012).

Suparlan, Tanya Jawab Pengembangan Kurikulum dan Materi Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara).

Susetyo. “Permasalahan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu”. Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Dan Sastra. Vol. 1, No. 1.

Syamsul, Bahri. “Pengembangan Kurikulum dasar dan tujuannya”. Jurnal Ilmiah Islam Futura, Vol 11. No. 1, 2017.

Tangahu, Werty. “Pembelajaran Di Sekolah Dasar: Guru Sebagai Penggerak”. Jurnal Prosiding. Vol. 4, No. 2, 2021.

Thorburn. “Seizing the Moment: Improving Curiculum and Pedagogy prospects For Phsyical Education in Scotland”. Symposium Journal. 2007.

Usman dan Nurdin. “Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum”. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002.

Uswatun Hasanah. “Mengenal Kurikulum Merdeka”. BPMP Provinsi DKI Jakarta.https://lpmpdki.kemdikbud.go.id/mengenal-kurikulum-Merdeka/

Wang Jian dan Lynn W. Paine. “Learning toTeach Mandated Curiculum and Public Examination of Teaching as Contexts”. Journal Homepage. 2022.

Widyastono, PU Herry, Pengembangan Kurikulum di Era Otonomi Daerah dari Kurikulum 2004, 2006, ke Kurikulum 2013, Cet 2, (Jakarta: Bumi Aksara, 2015).

Yaumi, Muhammad. “Pendidikan Karakter Landasan, Pilar, dan Implemntasi”. Jakarta: Prenadamedia Group, 2016.

Zabidi Ahmad Abdul Razak. “Ciri Iklim Sekolah: Implikasinya Terhadapt Motivasi Pembelajaran”. Jurnal Pendidikan. 2006.

Zurqoni. Penelitian Sikap Spiritual dan Sosial Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, (Yogyakarta, Indonesia: Ar-Ruzz Media, 2019).


Full Text: PDF

DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2372

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.