Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT KAI Divre IV Tanjung Karang

Authors

  • Ghilva Silla Sharani Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bandar Lampung, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung 35142, Indonesia
  • Ardansyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bandar Lampung, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung 35142, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24269/iso.v10i1.3678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi terdiri dari 2.087 karyawan, dengan sampel 96 responden yang dipilih menggunakan pengambilan sampel acak proporsional, yang berfokus pada unit operasional dengan tuntutan keselamatan dan waktu yang tinggi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, menunjukkan bahwa tuntutan fisik dan mental yang berlebihan mengurangi efektivitas karyawan dalam menyelesaikan tugas. Stres kerja juga menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, menunjukkan bahwa tekanan psikologis dan kelelahan yang berkepanjangan menurunkan produktivitas dan kualitas kerja. Secara bersamaan, beban kerja dan stres kerja secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan, menunjukkan bahwa kombinasi tuntutan kerja yang tinggi dan stres yang tidak terkendali berkontribusi pada penurunan kinerja. Temuan ini mendukung teori Tuntutan Sumber Daya Kerja (Job Demands–Resources/JD-R), yang menekankan bahwa ketidakseimbangan antara tuntutan kerja dan kapasitas individu dapat menyebabkan stres dan penurunan kinerja.

Downloads

Published

2026-05-04

Issue

Section

Articles