STUDI LITERATUR: PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS

Krisnadina Bunaina Santoso, Sulistyo Andarmoyo, Rika Maya Sari
DOI: 10.24269/hsj.v4i2.512

Abstract


TB paru merupakan penyakit paru yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang mengakibatkan gangguan sistem pernafasan. Salah satu gejalanya adalah sesak nafas, nyeri dada, dan peningkatan respiration rate, sehingga muncul gangguan ketidakefektifan pola nafas. Tindakan sederhana untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan posisi semi fowler, tujuannya untuk membantu memaksimalkan ekspansi paru sehingga terjadi perubahan respiration rate dan pola nafas menjadi efektif. Metode penulisan ini dengan mencari beberapa jurnal di Google Scholar, didapatkan hasil penelusuran dari 3 jurnal menurut Suhadridjat dan Isnayati (2020), dan Aneci Boki Majampoh dkk (2013) bahwa pemberian posisi semi fowler kemiringan 30-45° membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen pada diafragma. Sedangkan menurut Roihatul Zahroh dan Rivai Sigit Susanto (2017), posisi orthopnea lebih efektif daripada semi fowler karena posisi duduk dengan badan dicondongkan ke depan dianjurkan sebagai terapi intervensi untuk meringankan sesak nafas dan meningkatkan fungsi paru, dengan hasil rata-rata penurunan sesak nafas 5 dibandingkan posisi semi fowler  dengan rata-rata penurunan sesak nafas 4. Dapat disimpulkan bahwa pemberian posisi semi fowler dan posisi orthopnea dapat membantu menurunkan sesak nafas pada pasien TB paru namun posisi orthopnea lebih dianjurkan untuk penurunan sesak nafas pada pasien TB paru.

References


Aini, D. N., Arifianto, A., & Sapitri, S. 2016. Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Respiratory Rate Pasien Tuberkulosis Paru di Ruang Flamboyan RSUD Soewondo Kendal. Jurnal Ners Widya Husada, 3(2), 1–9. Bersumber dari http://stikeswh.ac.id:8082/journal/index.php/jners/article/view/174(diakses pada tanggal 27 April 2020 pukul 08.55.

Andarmoyo, Sulistyo. 2012. Kebutuhan Dasar Manusia (Oksigenasi). Yogyakarta : Graha Ilmu.

Andayani, Sri & Astuti, Yoni. 2017. Prediksi Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Berdasarkan Usia di Kabupaten Ponorogo Tahun 2016-2020. Indonesian Journal for Health Sciences Vol.01, No.02, 29-30.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmanto, Djojodibroto. 2014. Respirologi (Respiratory Medicine). Jakarta: Buku Kedokteran. Bersumber dari https://docplayer.info/45608972-Profil-pasien-tuberkulosis-dengan-multi-drug-resistance-mdr-di-rsup-prof-dr-r-d-kandou-periode-agustus-agustus-2016.html (diakses pada 20 November 2019).

Herdman. T.H., & Kamitsuru, S. 2015. Nanda International Diagnosis Keperawatan Definisi & Klasifikasi 2015-2017. Edisi 10. Jakarta : EGC.

Internasional, Nanda. 2018. Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2018-2020. Jakarta : EGC.

Kementrian Kesehatan RI. 2012. Survei Kesehatan Dasar Indonesia. Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementrian Kesehatan RI. 2015. Kesehatan dalam Kerangka Sistainable Development Goals (SDG'S). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Bersumber dari https://www.depkes.go.id/article/view/15092900003/the-sustainable-development-goals-sdg-s-in-national-development-agenda.html (diakses pada tanggal 23 Oktober 2019).

Majampoh, Aneci Boki, Rolly Rondonuwu, dan Franly Onibala. 2013. Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler Terhadap Kestabilan Pola Napas Pada Pasien TB Paru Di Irina C5 Rsup Prof Dr. R. D. Kandou

Manado. Ejournal Keperawatan (e-Kp) Volume 3. Nomor 1 Februari 2013. Bersumber dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/6696 (diakses pada tanggal 27 pukul 22.40).

Mutaqqim, Arif. 2012. Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta : Salemba Medika.

Riskesdas. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta : Balitbang Kemenkes RI.

Riset Kesehatan Dasar. 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI Tahun 2018. Bersumber dari http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas202018.pdf (diakses pada 18 Oktober 2019).

Suhatridjas dan Isnayati. 2020. Posisi Semi Fowler terhadap Respiratory Rate untuk Menurunkan Sesak pada Paien TB Paru. Jurnal Keperawatan Silampari Volume 3, Nomor 2, Juni 2020. Bersumber pada http://ipm2kpe.or.id/journal/index.php/JKS/article/view/1116(diakses pada 2 Mei 2020 pukul 09.30).

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2016. Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik (I). Jakarta Selatan : Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. 2018. Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Edisi 1. Jakarta: PPNI.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. 2018. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Definisi Dan Tindakan Keperawatan (SIKI). Jakarta: PPNI.

World Health Organization. 2018. Global Tuberculosis Report. WHO Library Cataloguing in Publication Data.

Zahroh, Roihatul & Rivai Sigit Susanto. 2017. Efektifitas Posisi Semi Fowler Dan Posisi Orthopnea Terhadap Penurunan Sesak Napas Pasien TB Paru. Jurnal Of Ners Community Volume 08. Nomor 01. Juni 2017. Hal 37-44. Bersumber pada https://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/284 (diakses pada 8 Juni 2020 pukul 22.45).


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.