Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Penggunaan Antibiotik

Authors

  • miftah luthfi Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • lintang madya samudra
  • Muhamad Fauzal adim mujahhid

DOI:

https://doi.org/10.24269/hsj.v10i1.3570

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi.Tingginya penyakit infeksi mengakibatkan tingginya penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang relatif tinggi dan tidak tepat dapat menimbulkan berbagai masalah sehingga menjadi ancaman global bagi kesehatan terutama akibat resistensi bakteri. Tingkat pengetahuan tentang antibiotik yang rendah memicu penggunaan antibiotik yang tidak tepat,oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik baik dalam skala mikro maupun makro contohnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Penggunaan Antibiotik”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non-eksperimental menggunakan metode survei dengan rancangan analisis deskriptif. Pengambilan data,menggunakan yang dilakukan dengan cara pemberian kuisioner.sampel yang digunakan adalah mahasiswa sebanyak 24 responden dengan tehnik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan mahasiswa baik,yaitu sebesar 75% dari 24 responden. Hasil yang didapat menunjukkan tingkat  pengetahuan mahasiswa tentang penggunaan antibiotik tergolong baik.

References

Ajibola O, O. A. (2018). Self-Medication with Antibiotiks,Attitude and knowledge of Antibiotik Resistence among Community Resident and Undergraduate Student in Northwest Nigeria. 6(2):32.

ER, U. (2011). Antibiotika, Resistensi dan Rasionalitas Terapi. El-Hayah, 1(2):191-8.

Murti, B. (2010). Desain dan ukuran sampel untuk penelitian kuantitatif dan kualitatif di bidang kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Notoadmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta:Rineka Cipta.

Pradipta IS, R. E. (2015). Three years of antibacterial consumption in Indonesian Community Health Centers: the application of anatomical therapeutic chemical/defined daily doses and drug utilization 90% method to monitor antibacterial use. J Family Community Med, 22(2):101–5.

Pradipta IS, R. E. (2015). Three years of antibacterial consumption in Indonesian Community Health Centers: the application of anatomical therapeutic chemical/defined daily doses and drug utilization 90% method to monitor antibacterial use. J Family Community Med, 22(2):101–5.

Rachmawati. (2023). The role of the POM Agency in controlling antimicrobial resistence as implementation of health law Number 36 of 2009. Indonesia Private Law Review , 4(2) 67-76.

Syamsul Rahmat, L. J. (2021). GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG ANTIBIOTIK DI APOTEK KOTA MATARAM . Jurnal Komunitas Farmasi Nasional , Vol.1 85-92

Additional Files

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles