TASAWUF DI INDONESIA: SEJARAH PERKEMBANGAN DAN TOKOH-TOKOHNYA

Penulis

  • Irfan Fakhrudin UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Ibnu Daffa Ramadhan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Kata Kunci:

Tasawuf, Islam, Indonesia, Tokoh Tasawuf, Penyebaran Islam

Abstrak

Tasawuf, yang muncul pada abad ke-13, lahir sebagai respons terhadap keadaan jiwa masyarakat Muslim yang tertekan akibat penjarahan oleh Mongol. Namun, seiring berjalannya waktu, makna asli tasawuf mulai kabur dan sering dipahami dengan cara yang keliru. Di Indonesia, perkembangan tasawuf pertama kali terjadi di Aceh, yang dapat dibagi menjadi dua periode, yaitu klasik dan modern. Penelitian ini mengadopsi metode studi kepustakaan dengan analisis data kualitatif. Sejarah Islam di Indonesia berakar dari berbagai kepercayaan awal, seperti animisme, dinamisme, serta pengaruh agama Hindu dan Buddha. Proses masuknya Islam ke Indonesia masih menjadi perdebatan, dengan sejumlah teori yang mengemukakan berbagai kemungkinan mengenai asal-usul, waktu, dan cara penyebarannya. Tasawuf, sebagai dimensi mistis dalam Islam, memiliki dampak yang signifikan terhadap penyebaran agama di Indonesia. Konsep-konsep sufi seperti 'Nur Muhammad', 'manungaling kawulo gusti', dan 'martabat tujuh' telah menjadi bagian integral dari tradisi Islam di tanah air. Tokoh-tokoh tasawuf seperti Hamzah Fansuri, Ar-Raniri, Syekh Syamsuddin As-Sumatrani, dan Syeikh Abdul Rauf As-Singkili memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan tasawuf di Indonesia. Mereka tidak hanya berkontribusi dalam menyebarkan ajaran Islam melalui pendekatan tasawuf, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan dari paham-paham yang berbeda.

Biografi Penulis

Irfan Fakhrudin, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Referensi

Abdullah , T. (1987). Dan Masyarakat: Pantulan Sejarah Indonesia. Jakarta: LP3ES.

ajri, B. (2023, Juni). Perkembangan Tasawuf di Nusantara. VOL. 1 NO. 1, pp. 37-42.

Azra, A. (2002). Jaringan global dan Lokal Nusantara. Bandung: Mizan.

Jamaris, E. d. (1995). Hamzah Fansuri Dan Nuruddin Ar-Raniri. Jakarta: Booklet Budaya.

Makmur, A. (2022). Dakwah Ekspansi dan Adaftif Tasawuf di Indonesia. VOL.20 NO. 1, pp. 19-21.

Mufid, S. (1992). Aliran-aliran Tarekat di Sekitar Muria Jawa Tengah. 1/vol IX, p. 29.

Diterbitkan

2026-10-13

Terbitan

Bagian

Articles